Lompat ke isi utama

Berita

Pemutakhiran Data Sarana Prasarana, Bawaslu Kota Probolinggo Ikuti Sosialisasi Secara Daring

Bawaslu Kota Probolinggo ikuti “Sosialisasi dan Simulasi Cara Pemutakhiran Data Sarana Prasarana” yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI secara daring melalui platform Zoom pada Jumat, (21/8/2026)

Bawaslu Kota Probolinggo ikuti “Sosialisasi dan Simulasi Cara Pemutakhiran Data Sarana Prasarana” yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI secara daring melalui platform Zoom pada Jumat, (21/8/2026)

Kota Probolinggo — (Bawaslu Kota Probolinggo) - Bawaslu Kota Probolinggo mengikuti kegiatan rapat nasional bertajuk “Sosialisasi dan Simulasi Cara Pemutakhiran Data Sarana Prasarana” yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI secara daring melalui platform Zoom pada Jumat, (21/8/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta panduan teknis kepada seluruh jajaran Bawaslu di daerah mengenai prosedur, mekanisme, dan tata cara pemutakhiran data sarana dan prasarana secara akurat dan terpadu.

Kegiatan dibuka langsung oleh La Bayoni, Deputi Bidang Administrasi Bawaslu RI. Dalam arahannya, La Bayoni menyampaikan gambaran umum mengenai status kantor Bawaslu di seluruh Indonesia, yang terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu status pinjam pakai, sewa, dan sudah dimiliki secara permanen. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa data dan informasi terkait status kantor ini nantinya akan disusun dan dibahas bersama Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) guna memperoleh dukungan yang memadai untuk kelancaran pelaksanaan seluruh tahapan kegiatan Pemilu. Setelah menyampaikan pengantar dan arahan tersebut, La Bayoni secara resmi membuka kegiatan sosialisasi dan simulasi ini.

Selanjutnya, pemaparan materi teknis yang disampaikan oleh Bernadus Satriyo, petugas yang ditunjuk oleh Bawaslu RI. Dalam paparannya, Bernadus Satriyo menjelaskan secara rinci daftar isian yang harus dilengkapi dan diisi oleh masing-masing unit Bawaslu, serta hal-hal teknis yang perlu diperhatikan dalam proses pengisian data sarana dan prasarana agar data yang dikumpulkan lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. (Ahmad/Humas)