Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Probolinggo Serahkan 22 Buku Kepemiluan ke Pojok Pengawasan di Perpustakaan Daerah

Bawaslu-Perpustakaan Daerah Kota Probolinggo Lakukan Serah Terima Buku Koleksi Pojok Pengawasan, Rabu (5/8/2026)

Bawaslu-Perpustakaan Daerah Kota Probolinggo Lakukan Serah Terima Buku Koleksi Pojok Pengawasan, Rabu (5/8/2026) 

Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Probolinggo menyerahkan sebanyak 22 buku kepemiluan terbitan tahun 2022–2025 kepada Pojok Pengawasan yang berada di Perpustakaan Daerah Kota Probolinggo, pada Rabu,(5/8/2026).

Penyerahan buku dilakukan secara langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga, kepada Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo, Retno Widosari. Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Probolinggo juga menyerahkan Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai bentuk administrasi dan pertanggungjawaban atas hibah koleksi buku.

Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga, menyampaikan bahwa keberadaan buku-buku kepemiluan di Pojok Pengawasan diharapkan dapat menjadi sumber referensi bagi masyarakat, akademisi, pelajar, maupun pemangku kepentingan yang ingin mempelajari demokrasi dan pengawasan pemilu.

"Melalui penyerahan buku ini, kami berharap dapat menambah literasi demokrasi masyarakat sekaligus menjadi media sosialisasi mengenai tugas dan fungsi Bawaslu Kota Probolinggo, khususnya dalam pelaksanaan pengawasan pada tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024," ujar Johan.

Koleksi buku yang diserahkan memuat berbagai publikasi kepemiluan Bawaslu Kota Probolinggo yang diterbitkan selama periode 2022–2025. Kehadiran koleksi tersebut di Pojok Pengawasan diharapkan dapat memperluas akses informasi mengenai penyelenggaraan pengawasan pemilu serta memperkuat edukasi demokrasi bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara Bawaslu Kota Probolinggo dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo melalui Pojok Pengawasan sejak tahun 2020 ini, diharapkan menjadi ruang edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil. (Ivone/Humas)

Penulis: Ivone