Tingkatkan Kualitas Data Pemilih dan Pendidikan Demokrasi di Madrasah, Bawaslu Kota Probolinggo dan Kemenag Teken MoU
|
Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kota Probolinggo bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka meningkatkan kualitas dan akurasi Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), serta memperkuat kerja sama dalam pendidikan kepemiluan dan penegakan nilai-nilai demokrasi di lingkungan pendidikan madrasah. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan pada Rabu, 20 Agustus 2025, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Jl. Mastrip No. 323, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Acara ini menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan institusi pendidikan keagamaan. Kerja sama ini mencakup dua fokus utama, yakni pertama Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) khususnya terhadap siswa/siswi Madrasah Aliyah (MA) di wilayah Kota Probolinggo yang telah atau akan memasuki usia pemilih dan yang kedua terkait Pendidikan Kepemiluan dan Penanaman Nilai Demokrasi di kalangan pelajar MA, baik yang berada di sekolah formal maupun non-formal di bawah naungan Kementerian Agama.
Anggota Bawaslu Kota Probolinggo sekaligus sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Putut Gunawarman Fitrianta yang menaungi kerjasama antar lembaga menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam proses demokrasi sejak dini.
"Kegiatan ini bukan hanya soal pendataan, tetapi juga bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran berdemokrasi di kalangan pelajar. Dengan pendidikan kepemiluan, kami berharap para siswa Madrasah Aliyah nantinya akan menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab," ujar pria lulusan magister hukum STIH Iblam Jakarta ini.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo Didik Kurniawan menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan wawasan kebangsaan dan demokrasi di lingkungan madrasah.
"Kami siap mendukung sepenuhnya program-program Bawaslu, baik dalam hal pemutakhiran data maupun pendidikan politik bagi peserta didik kami. Madrasah nauangan Kemenag di Kota Probolinggo cukup banyak sehingga dapat menjadi pelopor demokrasi dan aktif dalam pengawasan partisipatif," ungkapnya.
Melalui kerja sama ini, diharapkan terjalin hubungan kelembagaan yang berkelanjutan antara Bawaslu dan Kementerian Agama, demi menciptakan sistem demokrasi yang sehat dan inklusif mulai dari lingkungan pendidikan. (Ivone/Humas)
Penulis:Ivone