Lompat ke isi utama

Berita

Tindak Lanjuti Pembentukan “Forum Democraft,” Bawaslu Tunjuk SMAN 2 Kota Probolinggo sebagai Sekolah Percontohan

Ketua beserta Anggota Bawaslu Kota Probolinggo Kunjungi SMAN 2 Kota Probolinggo ulas Forum Democraft, Rabu (8/4/2026)

Ketua beserta Anggota Bawaslu Kota Probolinggo Kunjungi SMAN 2 Kota Probolinggo ulas Forum Democraft, Rabu (8/4/2026)

Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Probolinggo melakukan kunjungan ke SMAN 2 Probolinggo dalam rangka koordinasi dan penguatan pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula. Kunjungan tersebut diterima oleh Humas SMAN 2 Probolinggo, Ibu Ervita.

Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga, menyampaikan bahwa pihaknya semula merencanakan kegiatan pendidikan demokrasi pada 14 April 2026. Namun, jadwal tersebut harus ditunda menyesuaikan agenda Wali Kota Probolinggo.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Probolinggo, Putut Gunawarman Fitrianta, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan melibatkan perwakilan siswa sebagai kader demokrasi di lingkungan sekolah. Program ini menjadi langkah awal pembentukan kader demokrasi di SMAN 2 Probolinggo, yang nantinya diharapkan mampu menjadi pelopor di sekolah masing-masing.

“Bawaslu bersama KPU akan memberikan pembinaan terkait integritas pemilih serta membentuk duta pemilih di Kota Probolinggo. Tujuannya agar pemilih pemula tidak mudah terpengaruh hoaks maupun praktik politik uang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Putut menyampaikan bahwa kegiatan di SMAN 2 Kota Probolinggo tersebut akan dikemas dalam bentuk simulasi pemilu, menyerupai proses pemilihan Ketua OSIS. Setiap kelas direncanakan mengirimkan satu perwakilan, sehingga siswa dapat memahami secara langsung tahapan-tahapan dalam pemilu. Program ini juga akan menjadi percontohan bagi sekolah lain di Kota Probolinggo.

Ia juga menambahkan bahwa Surat Keputusan (SK) Forum Democraft tingkat kota telah diterbitkan oleh Wali Kota Probolinggo, sementara untuk tingkat sekolah akan difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Menanggapi hal tersebut, Humas SMAN 2 Kota Probolinggo, Ervita, mengungkapkan bahwa masih ditemukan siswa yang belum menggunakan hak pilihnya namun terpapar praktik politik uang. Oleh karena itu, pihak sekolah bersama guru terus memberikan pemahaman guna memperbaiki kualitas partisipasi siswa dalam demokrasi.

Rencananya, kegiatan ini akan melibatkan materi dari Wali Kota Probolinggo, Bawaslu, dan KPU, yang kemudian dilanjutkan dengan simulasi pemilihan. Penentuan jadwal kegiatan selanjutnya akan dikoordinasikan oleh Kesbangpol.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa sebagai pemilih pemula memiliki bekal yang cukup untuk menjadi pemilih yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan pemilu di masa mendatang. (Alfian/Humas)

Penulis: Alfian

Editor: Ivone