Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Peran Pemuda, Kader Demokrasi Kota Probolinggo Siap Paparkan Visi-Misi ke Wali Kota

Duduk Bersama antar Bawaslu-KPU-Bakesbangpol Kota Probolinggo dalam penyusunan visi,misi dan program kerja Kader Demokrasi pada Kamis(12/2) di Kantor Bakesbangpol Kota Probolinggo

Duduk Bersama antara Bawaslu-KPU-Bakesbangpol Kota Probolinggo dalam penyusunan visi,misi dan program kerja Kader Demokrasi pada Kamis(12/2) di Kantor Bakesbangpol Kota Probolinggo

Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) -  Semangat demokrasi di kalangan generasi muda Kota Probolinggo terus dipacu. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar rapat koordinasi bersama Bawaslu dan KPU Kota Probolinggo untuk mematangkan langkah strategis Kader Demokrasi (Demo Craft) yang dibentuk pada Kamis (12/2). Pertemuan kali ini sebagai upaya persiapan menuju pemaparan besar di hadapan Wali Kota yang akan digagas pada akhir bulan ini.

Kepala Bidang Politik dalam Negeri Bakesbangpol Kota Probolinggo, Aries Rahmanto, menegaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut serius dari pembentukan Demo Craft

" Saat ini, telah tersusun enam program kerja yang dirancang untuk mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi secara nyata di masyarakat. Rencananya pada 24 Februari 2026 mendatang, para kader akan melakukan sosialisasi sekaligus memaparkan visi dan misi mereka langsung di hadapan Wali Kota," ujarnya.

Sekretaris Bakesbangpol Kota Probolinggo, Andre Nirwana Kusuma, menambahkan bahwa persiapan ini harus matang agar Demo Craft benar-benar siap beraksi dan mampu menularkan semangat partisipasi kepada rekan-rekan sebaya lainnya.

Dukungan penuh datang dari penyelenggara pemilu. KPU Kota Probolinggo melalui anggotanya, Mat Rosit, menawarkan tiga program unggulan untuk mendukung publikasi kader:

  • Fasilitas Podcast: Ruang kreasi untuk mendiskusikan isu demokrasi.

  • Survei Partisipasi: Kader akan dibina untuk menganalisis faktor tinggi-rendahnya partisipasi di kelurahan.

  • Democracy Outbound: Metode pembelajaran kepemimpinan yang lebih menarik dan interaktif.

“Saya berharap generasi muda dapat semakin aktif berpartisipasi dalam pendidikan politik dan penguatan demokrasi.” Ucapnya.

Di sisi lain, Bawaslu Kota Probolinggo yang diwakili Putut Gunawarman Fitrianta, fokus pada pemetaan kebutuhan siswa melalui pengisian data digital melalui google form yang telah dibagikan. Bawaslu juga meluncurkan ide "Kampung Demokrasi" yang akan memantau indikator partisipasi hingga potensi politik uang.

"Kami ingin ilmu yang didapat kader bisa dibawa kembali ke sekolah masing-masing. Bawaslu dan KPU berkomitmen memberikan perhatian maksimal bagi mereka," tegas Putut.

Tidak hanya soal aksi lapangan, administrasi juga menjadi perhatian. Analis Kebijakan Bakesbangpol Kota Probolinggo Akbar Budiman mengingatkan pentingnya pengisian data pada website resmi Kader Demokrasi sebagai pusat dokumentasi kegiatan.

“Pentingnya pemahaman terkait isi website yang telah dibuat khusus Kader Demokrasi sebagai inovasi pelayanan publik dalam rangka pembinaan kader pemilih pemula, berisi pembelajaran berbasis teori menjadi keterampilan serta laporan kegiatan kader demokrasi.”jelasnya.

Democraft 1

Rapat koordinasi ini ditutup dengan sesi penyusunan visi dan misi serta program kerja secara kolektif. Dengan sinergi kuat antara Bakesbangpol, KPU, dan Bawaslu, Demo Craft diharapkan tidak sekadar menjadi simbol, melainkan penggerak utama pendidikan politik bagi generasi Z di Kota Probolinggo. (Ivone/Humas)

Sumber: Resi

Penulis: Ivone