Lompat ke isi utama

Berita

KPU Serahkan Laporan Hasil Penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Probolinggo ke Bawaslu

Radfan Faisal menyerahkan Laporan Hasil Pilkada Serentak 2024 di Kota Probolinggo kepada Johan Dwi Angga pada Jumat siang, (12/9) di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Probolinggo

Radfan Faisal menyerahkan Laporan Hasil Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di Kota Probolinggo kepada Johan Dwi Angga pada Jumat siang, (12/9) di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Probolinggo

Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) — Bawaslu Kota Probolinggo menyambut hangat kedatangan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo pada Jumat siang (12/9) di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Probolinggo. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus penyerahan laporan hasil penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 di Kota Probolinggo.

Rombongan KPU dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Probolinggo, Radfan Faisal, didampingi oleh Anggota KPU Ilmiyah dan Mat Rosit, serta jajaran sekretariat KPU yang turut hadir membersamai.

Dalam pertemuan tersebut, Radfan Faisal menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk mempererat koordinasi antara KPU dan Bawaslu, khususnya di masa non-tahapan pemilu. Ia menekankan pentingnya menjaga ritme kerja yang produktif meski tahapan pemilu belum dimulai kembali.

“Kehadiran kami di kantor Bawaslu ini sebagai bentuk silaturahmi dan juga koordinasi intensif. Kami ingin menyampaikan laporan penyelenggaraan Pilkada 2024 sebagai bagian dari kewajiban dan pertanggungjawaban kami. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari sosialisasi kami di bidang SDM, Sosdiklih, dan Parmas,” ujar Radfan.

Ia juga menambahkan bahwa dengan keterbatasan anggaran, KPU dituntut untuk lebih kreatif agar tetap aktif dalam kegiatan yang berdampak, baik di ranah administrasi maupun sosialisasi ke berbagai pihak seperti Forkopimda, partai politik, dan lembaga strategis lainnya.

Dalam bidang pendidikan, KPU Kota Probolinggo juga fokus pada pemutakhiran data pemilih baru, khususnya yang akan berusia 17 tahun. KPU telah melakukan kajian teknis dan menyampaikan pentingnya sinergi dengan Bawaslu dalam mendukung proses pendidikan politik.

Sementara itu, Anggota KPU Kota Probolinggo, Ilmiyah, dalam sambutannya turut menjelaskan terkait proses peremajaan data partai politik melalui aplikasi SIPOL.

“Parpol diberikan waktu yang cukup panjang untuk melakukan perubahan data melalui aplikasi SIPOL. KPU memiliki akses dan dapat memantau perubahan tersebut secara berkala setiap enam bulan,” jelas Ilmiyah.

Bawaslu Kota Probolinggo menyambut baik kunjungan ini dan berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan dalam menghadapi tahapan Pemilu mendatang. Kegiatan pengembangan demokrasi, menurut kedua lembaga, tidak hanya terbatas pada momen pemilu dan pilkada, melainkan harus berkelanjutan.

KPU serahkan laporan hasil pilkada 2024

“Kami mengapresiasi inisiatif KPU dalam menyampaikan secara langsung laporan hasil penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024. Ini merupakan bentuk akuntabilitas dan transparansi yang patut dicontoh. Laporan ini tentu sangat penting tidak hanya sebagai bahan evaluasi bersama, tetapi juga sebagai dasar untuk menyusun strategi yang lebih baik ke depan.” ujar Johan Dwi Angga Ketua Bawaslu Kota Probolinggo

Lebih lanjut, Johan sapaannya menegaskan peran KPU dan Bawaslu yang berjalan beriringan namun memegang peran dan fungsi yang berbeda.

“Sebagaimana kita pahami bersama, antara Bawaslu dan KPU memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. KPU sebagai penyelenggara teknis, Bawaslu sebagai pengawas. Namun pada hakikatnya, kita memiliki tujuan yang sama. Pengawas disini yaitu mengawasi tiap proses tahapan yang dilakukan oleh KPU.” Imbuhnya.

Sebagai penutup, KPU dan Bawaslu sama-sama mengimbau partai politik dengan melakukan safari politik untuk mulai bersiap menghadapi tahapan Pemilu 2029 yang tahapannya akan dimulai pada tahun 2027. (Ivone/Humas)

Penulis: Ivone