Kader Demokrasi Seri 2, Perkuat Pemahaman Kepemiluan Generasi Muda Kota Probolinggo
|
Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) - Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo kembali menggelar kegiatan Kader Demokrasi bertajuk “Demokrasi dari Kita: Penguatan Materi Dasar Kepemiluan untuk Kader Demokrasi #Seri 2” pada Selasa (9/6/2026) di Gedung Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman Nomor 19 Kota Probolinggo.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo, yakni perwakilan dari Kodim 0820 Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, Kejaksaan Negeri Probolinggo, Pengadilan Negeri Probolinggo, serta DPRD Kota Probolinggo. Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta mengenai demokrasi, kepemiluan, serta peran berbagai lembaga dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Peserta kegiatan terdiri atas 21 anggota Forum Democraft yang mengikuti kegiatan secara luring, serta pelajar SMA, SMK, dan MA se-Kota Probolinggo yang berpartisipasi secara daring melalui Zoom Meeting.
Wali Kota Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan bahwa para pelajar yang tergabung dalam program kader demokrasi merupakan pelopor demokrasi yang telah melalui proses pembinaan oleh Bakesbangpol Kota Probolinggo. Mereka diharapkan mampu menjadi pionir dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Adik-adik telah dipercaya melalui proses yang dilakukan oleh Bakesbangpol untuk menjadi pelopor demokrasi. Kalian menjadi pionir dalam menghadirkan pemahaman tentang demokrasi yang pelaksanaannya rutin setiap lima tahun sekali melalui pemilu,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa angka partisipasi masyarakat Kota Probolinggo pada Pemilu Tahun 2024 mencapai 78,24 persen. Capaian tersebut menunjukkan tingginya keterlibatan masyarakat, namun masih terdapat sebagian warga yang belum menggunakan hak pilihnya.
“Angka partisipasi Pemilu 2024 mencapai 78,24 persen. Ini menandakan masih ada sebagian masyarakat yang belum berpartisipasi. Karena itu, kader demokrasi perlu dibentuk agar mampu mendorong peningkatan partisipasi pemilih, terutama dari kalangan pemilih pemula,” ungkapnya.
Menurutnya, pemilih pemula saat ini memiliki porsi yang sangat besar, bahkan diperkirakan akan terus meningkat pada Pemilu Tahun 2029 hingga mencapai sekitar 68 persen. Kondisi tersebut menjadikan generasi muda sebagai kelompok strategis dalam menentukan kualitas demokrasi di masa depan.
Wali Kota juga menekankan bahwa perkembangan teknologi akan membuat proses demokrasi semakin maju dan canggih. Oleh karena itu, para kader demokrasi dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dan pemahamannya mengenai kepemiluan.
“Sebagai pelopor demokrasi di sekolah dan lingkungan masing-masing, adik-adik dapat melakukan sosialisasi kepada komunitasnya sehingga ilmu yang diperoleh dapat terus mengalir dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pesannya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kota Probolinggo serta KPU Kota Probolinggo yang bertindak sebagai penanggung jawab dalam struktur Kader Demokrasi berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Probolinggo.
Melalui kegiatan “Demokrasi dari Kita” Seri 2 ini, Bawaslu Kota Probolinggo berharap para kader demokrasi dapat menjadi agen perubahan yang mampu meningkatkan literasi kepemiluan, memperkuat kesadaran politik masyarakat, serta mendorong peningkatan partisipasi pemilih pada pemilu dan pemilihan mendatang. (Ivone/Humas)
Penulis: Ivone