Diskusi Bersama GMNI, Bawaslu Kota Probolinggo Ajak Mahasiswa Aktif Tolak Politik Uang
|
Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) - Bawaslu Kota Probolinggo menggelar diskusi bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Probolinggo di Sekretariat GMNI Probolinggo, Selasa (23/12/2025), pukul 15.00–17.45 WIB. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran mahasiswa dalam pengawasan partisipatif serta pencegahan politik uang.
Diskusi dibuka oleh Ketua GMNI Kota Probolinggo yang menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan meningkatkan kesadaran politik di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan tidak bersikap apatis, tetapi aktif mengawal proses demokrasi.
Anggota Bawaslu Kota Probolinggo, Putut Gunawarman Fitrianta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam mencegah praktik politik uang dan berbagai kerawanan demokrasi. Ia memaparkan empat kerawanan utama dalam demokrasi, yaitu hoaks, isu SARA, politik uang, dan sikap lupa atau apatis masyarakat pasca pemilu.
Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta mempertanyakan sasaran sosialisasi kepemiluan yang dinilai lebih banyak menyasar mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, Putut menjelaskan bahwa Bawaslu Kota Probolinggo juga telah melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat di sekitar 10 kelurahan, meskipun pelaksanaannya masih terbatas akibat efisiensi dan keterbatasan anggaran.
Putut juga menegaskan bahwa Bawaslu bukan bagian dari oligarki karena seluruh proses rekrutmen komisioner dan jajaran sekretariat dilakukan secara terbuka dan transparan. Ia mendorong mahasiswa GMNI untuk menjadi agen pengawasan partisipatif dengan meneruskan edukasi demokrasi kepada masyarakat melalui organisasi, diskusi, dan media sosial.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Probolinggo berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan dengan GMNI Probolinggo dalam membangun demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Kota Probolinggo. (Meli/Humas)
Penulis: Meli
Editor: Ivone