Bawaslu Kota Probolinggo Jajaki Kerja Sama Pengawasan Partisipatif dengan STAIRO
|
Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) - Bawaslu Kota Probolinggo melakukan kunjungan ke Sekolah Tinggi Agama Islam Roudlotul Tholibin (STAIRO) pada Kamis, (21/05/2026). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka konsolidasi demokrasi sekaligus menjajaki kerja sama pengawasan partisipatif bersama kalangan akademisi.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Kota Probolinggo berupaya menggandeng STAIRO sebagai mitra strategis dalam penguatan pengawasan partisipatif, sebagaimana yang sebelumnya telah dilakukan bersama sejumlah kampus lain di Kota Probolinggo.
Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan antara Bawaslu dan STAIRO.
“Pertemuan ini menjadi pintu gerbang awal kemitraan yang akan dibangun bersama STAIRO. Ke depan, kerja sama ini akan diteruskan dalam bentuk nota kesepahaman atau MoU sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan demokrasi dan pengawasan partisipatif,” ungkap Johan.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa, agar turut aktif mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Menambahkan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kota Probolinggo, Putut Gunawarman Fitrianta, menyampaikan bahwa pengawasan Pemilu dan Pilkada 2024 perlu dilakukan adanya evaluasi mumpung sekarang masih masa non tahapan. Oleh karena itu kita ingin melibatkan kampus – kampus yang ada di Kota Probolinggo untuk di ajak berdiskusi dan berkonsolidasi untuk bisa memberikan masukan – masukan yang positif guna mengawal Pemilu yang akan datang.
Ia juga menginformasikan bahwa dalam masa non tahapan Bawaslu juga mengadakan kegiatan seperti pertemuan dengan forum warga serta Forum Demokrasi yang diikuti oleh perwakilan – perwakilan SMA/SMK dan MA di Kota Probolinggo.
“Meskipun Bawaslu terkena dampak efisiensi anggaran, Bawaslu tetap melaksanakan kegiatan – kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang demokrasi kepada Masyarakat dalam bentuk sosialisasi maupun forum warga” ungkap Putut.
Sementara itu, perwakilan pengurus STAIRO, Karib menyambut baik kedatangan Bawaslu Kota Probolinggo. Ia menyampaikan kesiapan STAIRO untuk menjalin kerja sama selama kegiatan yang dilakukan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
“Kami menyambut baik kedatangan Bawaslu Kota Probolinggo. Selama apa yang dilakukan oleh Bawaslu membawa kebaikan, tentu kami siap untuk bekerja sama,” ujar Karib.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi antara Bawaslu dan STAIRO dalam memperkuat pendidikan demokrasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun budaya pengawasan partisipatif di lingkungan akademik maupun masyarakat luas. (Fajar/Humas)
Penulis: Fajar
Editor: Ivone