Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Probolinggo Hadiri Koordinasi Rencana Pembentukan Komunitas Rumah Pancasila

Anggota Bawaslu Kota Probolinggo hadiri rencana pembentukan Komunitas Rumah Pancasila Probolinggo, Rabu (18/2/2026) di Cafe Boston Kota Probolinggo

Anggota Bawaslu Kota Probolinggo hadiri rencana pembentukan Komunitas Rumah Pancasila Probolinggo, Rabu (18/2/2026) di Cafe Boston Kota Probolinggo

Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) — Bawaslu Kota Probolinggo menghadiri kegiatan sosialisasi rencana pembentukan Komunitas Rumah Pancasila dan Duta Pancasila Cabang Probolinggo yang dilaksanakan pada Rabu (18/2/2026) di Boston Cafe, Kota Probolinggo. Kegiatan ini diinisiasi oleh Syahrul Anam Aris seorang Duta Pancasila Cabang Malang sebagai upaya penguatan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dosen Universitas Panca Marga Probolinggo, Organisasi Kepemudaan, Mahasiswa dan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas.

Dalam sambutannya, Eko Yudianto perwakilan alumni GMNI menyampaikan bahwa rencana pembentukan kepengurusan dan Duta Pancasila Cabang Probolinggo dilatarbelakangi keprihatinan terhadap kondisi generasi muda yang secara normatif telah menghafal Pancasila, namun belum sepenuhnya mengimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. 

”Saya Prihatin terhadap kondisi generasi muda saat ini yang hanya normatif telah menghafal Pancasila, namun belum sepenuhnya memahami makna dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan wadah terstruktur guna mendorong internalisasi dan pengamalan nilai-nilai Pancasila,” ungkapnya

Anggota Bawaslu Kota Probolinggo, Putut Gunawarman Fitrianta menyampaikan apresiasi atas inisiasi pembentukan Rumah Pancasila. Ia menegaskan bahwa Bawaslu selama ini berinteraksi langsung dengan generasi Z yang sebagian masih memandang politik sebagai hal yang kurang penting. 

”Gagasan pembentukan Rumah Pancasila merupakan langkah strategis dalam menyediakan sarana komunikasi non-formal yang dapat membangun kesadaran kebangsaan dan partisipasi aktif generasi muda. Bawaslu juga meminta agar profil, visi, misi, serta komitmen organisasi Rumah Pancasila dapat disampaikan secara resmi untuk dipelajari bersama guna menyamakan persepsi dan fokus program ke depan.” pungkasnya. 

Dalam kesempatan ini juga Putut sapaan akrabnya menyampaikan bahwa saat ini di Kota Probolinggo akan dibentuk kader Demokrasi yang digagas oleh Bakesbangpol Kota Probolinggo serta pendampingan dari Bawaslu maupun KPU Kota Probolinggo. Oleh karenanya Duta Pancasila nantinya bisa berkoordinasi bersama Kader Demokrasi dalam penguatan nilai-nilai demokrasi tentang kepemiluan.

Senada dengan Putut, Anggota Bawaslu Kota Probolinggo Ade Nurwahyudi dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara yang menjunjung tinggi musyawarah mufakat. 

”Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, nilai-nilai kebersamaan dinilai mulai mengalami degradasi, sehingga keberadaan Rumah Pancasila diharapkan mampu menjadi ruang penguatan karakter kebangsaan.” jelasnya.

Sementara itu, Akbar, perwakilan sekolah rakyat menyampaikan pandangan bahwa selain kurangnya pemahaman terhadap Pancasila, terdapat tantangan berupa berkembangnya ideologi radikal, sikap individualistis, serta memudarnya kepedulian sosial di masyarakat. Kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya pembentukan Rumah Pancasila sebagai ruang edukasi dan penguatan nilai kebangsaan.

Melalui kegiatan koordinasi ini, Bawaslu Kota Probolinggo menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya penguatan ideologi Pancasila, khususnya dalam mendorong partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi. Ke depan, diharapkan pembentukan Komunitas Rumah Pancasila dan Duta Pancasila Cabang Probolinggo dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah. (Dardy/Humas)

Penulis: Dardy

Editor: Ivone