Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu dan IPNU-IPPNU Bersinergi, Pelajar Jadi Pilar Demokrasi Masa Depan

Momentum teken MoU Bawaslu bersama IPNU-IPPNU di Ruang Media Center Bawaslu Kota Probolinggo, Rabu (15/4/2026)

Momentum teken MoU Bawaslu bersama IPNU-IPPNU di Ruang Media Center Bawaslu Kota Probolinggo, Rabu (15/4/2026)

Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Probolinggo resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Probolinggo, Rabu (15/4/2026). Penandatanganan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pendidikan demokrasi, khususnya di kalangan pelajar.

Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari diskusi dan pertemuan sebelumnya antara kedua belah pihak. Ia menegaskan bahwa MoU ini membuka ruang kolaborasi yang luas, termasuk keterlibatan dalam berbagai program edukasi dan kegiatan masyarakat.

“Ini merupakan tindak lanjut dari diskusi kita sebelumnya. Semua pihak dapat mengikuti program yang telah disepakati dalam MoU, termasuk menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan di masyarakat,” ujar Johan.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Probolinggo, Putut Gunawarman Fitrianta, menyebut penandatanganan ini sebagai momentum penting dalam membangun partisipasi demokrasi yang kolaboratif. Menurutnya, banyak program Bawaslu yang dapat disinergikan dengan IPNU dan IPPNU, salah satunya melalui forum Democraft yang menyasar pelajar, khususnya siswa kelas 1 dan 2 tingkat SMA se-derajat.

“Ini merupakan perencanaan yang telah kita bahas bersama. Setelah penandatanganan, akan terbangun simbiosis partisipatif. Program seperti forum Democraft bisa menjadi wadah kolaborasi, dengan pelajar sebagai pionir dalam memahami demokrasi sejak dini,” jelas Putut.

Ia juga menambahkan bahwa Bawaslu berkomitmen untuk terus melakukan konsolidasi demokrasi, terutama di masa non-tahapan pemilu. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi pelajar, dinilai penting untuk meningkatkan literasi kepemiluan.

“Kami ingin merangkul semua pihak dalam kolaborasi program demokrasi. Bawaslu adalah rumah demokrasi, terbuka bagi siapa saja, termasuk untuk kegiatan seperti podcast atau diskusi publik,” imbuhnya.

Ketua IPNU Kota Probolinggo, Muhammad Arif, menyambut baik kerja sama ini. Ia mengakui bahwa rencana kolaborasi ini telah dirancang sejak beberapa waktu lalu, namun baru dapat direalisasikan setelah berbagai agenda internal organisasi.

“Rencana ini sudah sejak kemarin. Kami mohon maaf karena sempat disibukkan dengan kegiatan organisasi, terutama pasca-Lebaran yang fokus pada kaderisasi. Dalam waktu dekat juga akan ada kongres, sehingga kami melakukan monitoring organisasi,” ungkap Arif.

teken MoU bersama IPNU-IPPNU

Dengan adanya MoU ini, diharapkan sinergi antara Bawaslu dan IPNU-IPPNU dapat berjalan optimal dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi demokrasi di kalangan generasi muda, khususnya pelajar di Kota Probolinggo. (Ivone/Humas)

Penulis: Ivone