Pantau SIPOL, Bawaslu Kota Probolinggo Kawal Akurasi Data Partai Politik
|
Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Probolinggo terus memperkuat fungsi pengawasan guna menjamin integritas data kepemiluan. Hal ini terlihat saat Anggota Bawaslu Kota Probolinggo, Ade Nurwahyudi, beserta jajaran staf teknis melakukan pengawasan melekat terhadap proses pemutakhiran data Partai Politik Berkelanjutan (Termin II) di Kantor KPU Kota Probolinggo, pagi tadi, pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, Jumat (21/11).
Dalam kegiatan tersebut, Ade Nurwahyudi didampingi oleh staf teknis Ahmad Hasan dan Dwi Budi Wasitaresi. Fokus utama pengawasan adalah memastikan validitas data yang diunggah melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Pengawasan dilakukan secara langsung melalui laman resmi sipol.kpu.go.id yang diakses oleh operator KPU.
Langkah ini merupakan upaya strategis Bawaslu untuk memitigasi potensi sengketa dan pelanggaran administrasi sejak dini.
"Pengawasan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata upaya kami menjaga akurasi data partai politik. Data yang valid akan memudahkan pengawasan tahapan pemilu maupun pilkada, serta menjamin prinsip transparansi dan akuntabilitas," ujar Ade di sela kegiatan.
Proses pengawasan berjalan dalam suasana koordinatif yang hangat. Kehadiran tim Bawaslu disambut langsung oleh Anggota KPU Kota Probolinggo, Ilmiyah dan Rudi Rahap, serta didampingi staf KPU, Ratna dan Rosyid. Sinergi antara kedua lembaga penyelenggara pemilu ini dinilai krusial dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai koridor peraturan perundang-undangan.
Lebih lanjut, kegiatan ini ditekankan sebagai bentuk penguatan fungsi pencegahan. Bawaslu ingin memastikan tidak ada celah kesalahan input data yang dapat merugikan peserta pemilu maupun publik di kemudian hari.
Menutup kegiatan, Ade Nurwahyudi menyampaikan optimisme terhadap tata kelola pemilu di Kota Probolinggo.
"Harapan kami, sinergi antara Bawaslu dan KPU terus terjaga dengan baik. Kami juga mendorong partai politik untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola data keanggotaannya. Dengan kolaborasi semua pihak, kita optimis dapat mewujudkan pemilu yang lebih bersih, transparan, dan berintegritas di masa mendatang," tutup Ade. (Resi/Humas)
Penulis: Resi
Editor: Ivone