Bawaslu Kota Probolinggo Tinjau Pojok Pengawasan di Perpustakaan Umum,Rencanakan Tambah Koleksi Literatur Kepemiluan
|
Kota Probolinggo – (Bawaslu Kota Probolinggo) - Bawaslu Kota Probolinggo melaksanakan kunjungan ke Perpustakaan Umum Kota Probolinggo pada Senin (20/7/2026) dalam rangka meninjau kembali keberadaan Pojok Pengawasan, salah satu program Bawaslu yang menyediakan koleksi buku dan berbagai literatur mengenai kepemiluan, demokrasi, serta kelembagaan Bawaslu.
Kedatangan staf Sekretariat Bawaslu Kota Probolinggo disambut hangat oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Probolinggo, Retno Widosari. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan membahas upaya penguatan literasi demokrasi melalui penyediaan bahan bacaan yang mudah diakses masyarakat.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan, kondisi, serta pemanfaatan koleksi buku di Pojok Pengawasan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Probolinggo juga menyampaikan rencana penambahan koleksi buku pengawasan pemilu terbitan tahun 2022 hingga 2025. Penambahan ini akan melengkapi koleksi yang telah tersedia sebelumnya, yaitu literatur kepemiluan dan pengawasan pemilu periode 2017 hingga 2022.
Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Probolinggo, Retno Widosari, menyambut baik rencana tersebut.
"Kami mengapresiasi komitmen Bawaslu Kota Probolinggo dalam menghadirkan bahan bacaan yang berkualitas. Penambahan koleksi ini tentu akan memperkaya referensi masyarakat, khususnya mahasiswa, pelajar, dan peneliti yang ingin mempelajari kepemiluan serta demokrasi." Ujarnya.
Perwakilan staf Sekretariat Bawaslu Kota Probolinggo, Ivone menjelaskan bahwa Pojok Pengawasan merupakan salah satu bentuk pelayanan informasi kepada masyarakat yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Kami ingin memastikan Pojok Pengawasan tetap terawat dan koleksi bukunya selalu diperbarui. Dengan penambahan buku pengawasan pemilu tahun 2022 hingga 2025 nantinya, masyarakat akan memperoleh referensi yang lebih lengkap mengenai dinamika pengawasan pemilu dan perkembangan kelembagaan Bawaslu."jelasnya.
Retno Widosari juga berharap kerja sama antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dengan Bawaslu Kota Probolinggo dapat terus berlanjut.
Melalui Pojok Pengawasan, Bawaslu Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi demokrasi sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas. Penambahan koleksi literatur ini diharapkan semakin memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi sekaligus sarana pendidikan politik bagi masyarakat. (Ivone/Humas)
Penulis: Ivone